Perkembangan Pasar Finansial dan Sektor Moneter 2016:II

A. Pasar Finansial dan Sektor Moneter 1.     Rupiah Perkasa Seiring dengan Meningkatnya Aliran Dana Masuk Gambar 7 Kurs Nondeliverable Forward Rupiah terhadap Dolar AS, Juni 2011 – Juni 2016 NDF apresiasi, spread dengan spot rate menipis   Sumber: Bloomberg (2016) Kurs NDF rupiah terhadap dollar AS mengalami apresiasi. Kurs…

Perkembangan Pasar Finansial dan Sektor Moneter 2015:IV

1. Tekanan Eksternal Mereda, Likuiditas Membaik Dan Suku Bunga Acuan Tetap Gambar 1 Suku Bunga Deposito, LPS, dan BI Rate, Desember 2010 – Desember 2015 Menjaga ekspektasi, BI Rate tetap 7,5 persen, sementara suku bunga deposito menurun ke level 7,5 persen Sumber: Bank Indonesia, LPS, dan CEIC (2016)…

Perkembangan Pasar Finansial dan Sektor Moneter 2015:III

1. Likuiditas Mengetat Tertekan Depresiasi Rupiah, Suku Bunga Acuan Tetap Gambar 1 Suku Bunga BI Rate, Deposito, dan LPS, September 2010 – September 2015 Suku bunga deposito menurun, BI Rate dan suku bunga penjaminan LPS tetap Sumber: Bank Indonesia, OJK, dan CEIC (2015)   Suku bunga acuan Bank Indonesia…

Perkembangan Pasar Finansial dan Sektor Moneter 2015:I

Tingkat Inflasi Menurun, Sektor Moneter Masih Mixed Feeling Pergerakan IHSG (poin) dan Indeks Imbal Hasil SUN Tenor 10 Tahun, Februari 2011 – Februari 2014 (dalam %) Sinyal bagus di pasar obligasi dan saham masih berlanjut Sumber: Bloomberg, BEI, dan CEIC (2015)   Imbal hasil (yield) obligasi IBPA menurun….

Perkembangan Moneter 2014:IV

Sempat menurun pada Oktober 2014, pergerakan IHSG pada November 2014 menuju arah positif. Pada penutupan bursa 28 November 2014, IHSG ada pada level 5.149,8, naik 1,19% dibanding bulan Oktober 2014. Sementara itu, pada bulan Oktober 2014 IHSG ditutup melemah 0,93% dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan ini terkait dengan dinamika…

Perkembangan Moneter 2014:III

Gambar 3: Pergerakan IHSG dan Indeks Imbal Hasil SUN Tenor 10 Tahun, Agustus 2011 – Agustus 2014 (%) IHSG tumbuh moderat, yield SUN kembali naik Sumber: IDX, CEIC, dan Bloomberg (2014) Pada penutupan 29 Agustus 2014, pasar saham Indonesia (IHSG) masih menunjukkan tren positif meski melandai. Meski naik…

Perkembangan Moneter 2014:II

Cadangan devisa pada Mei 2014 mencapai USD 107,048 miliar, meningkat USD 1,485 miliar dibandingkan April 2014. Angka tersebut dapat membiayai 6,2 bulan impor sehingga memenuhi standar kecukupan internasional (tiga bulan impor). Kemudian, pada April mencapai USD 105,56 miliar, meningkat USD 2,97 miliar dibandingkan Maret 2014. Peningkatan devisa ini…

Perkembangan Moneter 2014:I

Nilai rupiah menurun Tingginya tekanan inflasi di Indonesia seringkali dipicu oleh faktor non-moneter seperti infrastruktur yang buruk, banjir, serta bencana alam. Serangkaian kejadian ini mendorong naiknya harga pangan, akibatnya inflasi Januari 2014 melonjak dibandingkan inflasi Desember 2013 yang tercatat sebesar 8,08% (y-o-y). Selain itu, naiknya harga komoditi yang…

Perkembangan Moneter 2013:IV

Selaras dengan melambatnya petumbuhan ekonomi domestik, pertumbuhan uang beredar dalam arti luas (M2) juga mengalami perlambatan. Pertumbuhan M2 pada bulan Oktober 2013 melambat menjadi 13,02% (y-o-y) dari 14,57% (y-o-y) pada bulan sebelumnya. Sebaliknya, pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit (M1) meningkat menjadi 10,48% (y-o-y) dari 9,08% (y-o-y) pada…

Indonesia mengalami inflasi sebesar -0,07% m-t-m atau 3,82% y-o-y pada Agustus 2017. (BPS)  *  BI Repo Rate turun 0,55 pp menjadi 4,5 persen (Bank Indonesia)  *  Juli 2017, cadangan devisa Indonesia sebesar USD 127,59 miliar, nilai ini merupakan nilai cadangan devisa tertinggi. (Bank Indonesia)  *  Info terbaru