Editorial

Delapan Paket Kebijakan Ekonomi

Menjelang tutup tahun, Pemerintah kembali meluncurkan paket kebijakan ekonomi. Dengan demikian dari September hingga Desember 2015, pemerintah telah mengeluarkan delapan paket kebijakan ekonomi. Dalam paket yang ke-8 kali ini, pemerintah menerbitkan tiga kebijakan: kebijakan satu peta nasional, kebijakan pembangunan kilang minyak, dan kebijakan pembebasan bea masuk suku cadang…

Perkembangan Terkini

Senja Kala Industri Batu Bara Indonesia

Indonesia terpukul dengan anjloknya harga batu bara di pasar global. Setelah mencapai puncaknya pada tahun 2011, harga acuan batu bara Indonesia turun dari USD 127,05 per ton ke USD 54,43 per ton. Kinerja industri batu bara Indonesia menjadi terganggu. Bagaimana mungkin? Indonesia merupakan produsen batu bara terbesar kelima…

Renminbi sebagai Special Drawing Rights

Pada akhir November 2015, Dewan Eksekutif IMF memutuskan mata uang renminbi (RMB) disertakan sebagai mata uang Special Drawing Rights (SDR). Renminbi akan menjadi bagian dari SDR bersama-sama dengan dolar AS, euro, yen dan pound sterling. Kebijakan ini akan berlaku secara efektif per 1 Oktober 2016. Dengan masuknya renminbi…

Perginya Dana-Dana Asing

Keluarnya dana-dana asing dari Indonesia dalam bentuk investasi portofolio merupakan faktor utama naiknya defisit Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) di kuartal III-2015. Defisit merangkak naik dari kuartal sebelumnya sebesar USD 2,92 Miliar menjadi USD 4,57 miliar, terbesar sejak tahun 2013. Investor asing banyak melakukan penjualan atas surat utang pemerintah…

Opini

“Nawa Cita” Tak Bisa Dicapai dengan Tergopoh-Gopoh

Tahun 2015 sudah kita lewati dengan perjuangan berat. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan 4,7 persen, laju inflasi 3,35 persen. Tahun 2015 bisa saya sebut “aneh” dan sulit diprediksi. Banyak hal yang terjadi secara tak terduga, penuh ketidakpastian, bahkan menyerupai “misteri”. Bayangkan, dalam setahun penuh kita harus menunggu dan menebak, apakah…

The Federal Funds Rate, BI, dan Siklus Bisnis

“Mengatur suku bunga itu bagai menginjak pedal gas mobil.” Mengapa suku bunga Bank Indonesia (BI Rate) masih tetap 7.5 persen, sejak Februari 2015, sementara pemerintah dan pelaku bisnis telah lama menantikan BI Rate turun? Inilah pertanyaan yang beberapa waktu belakangan ini beredar-edar dalam pertemuan-pertemuan di kalangan para pengusaha,…

Membangun Kepercayaan Memperkokoh Perkonomian

Meningkatnya tekanan terhadap perekonomian Indonesia pada akhir 2015 menyebabkan kinerja perekonomian Indonesia berada pada tahap yang cukup mengkhawatirkan. Terdepreasianya rupiah terhadap US dolar secara tajam, ditambah dengan lesunya perdagangan saham di BEI, isu kenaikan Federal Funds Rate, devaluasi mata uang Tiongkok serta kondisi non-ekonomi yang turut menghiasi headline…

Pojok Edukasi

Variabel Stock vs. Flow

Variabel stock merupakan variabel yang menunjukkan akumulasi dari suatu variabel ekonomi pada satu titik waktu tertentu, misalnya pada 31 Desember 2014. Jumlah angkatan kerja, jumlah pengangguran, utang pemerintah dalam titik waktu tertentu adalah contohnya. Sedangkan variabel flow adalah variabel yang mengukur suatu variabel ekonomi per unit waktu, misalnya…

Sinopsis

Analisis Pengaruh Faktor Makroekonomi terhadap Volatilitas Non-Performing Loan Tiga Bank Umum di Indonesia Periode 2004:1–2014:4

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor makroekonomi terhadap non-performing loan 3 bank umum, yaitu Bank BRI, Bank Mandiri, dan Bank BCA. Periode dalam penelitian ini dimulai dari kuartal I-2004 sampai kuartal IV-2014. Variabel makroekonomi yang digunakan pada penelitian ini adalah BI Rate, GDP growth, inflasi, dan nilai…

Upcoming Events

Info terbaru  *  Januari 2016, cadangan devisa Indonesia sebesar USD 102,13 miliar, lebih rendah dari bulan sebelumnya. (Bank Indonesia)  *  Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,51% m-t-m atau 4,14% y-o-y pada Januari 2016. (BPS)  *  November 2015, utang luar negeri Indonesia tercatat sebesar USD304,6 miliar atau meningkat 3,2% (y-o-y). (Bank Indonesia)  *  Hasil RDG BI 14 Januari 2016: BI Rate turun 25 bps ke level 7,25%. (Bank Indonesia)