|
A A

Analisis Pengaruh Faktor Makroekonomi terhadap Volatilitas Non-Performing Loan Tiga Bank Umum di Indonesia Periode 2004:1–2014:4

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor makroekonomi terhadap non-performing loan 3 bank umum, yaitu Bank BRI, Bank Mandiri, dan Bank BCA. Periode dalam penelitian ini dimulai dari kuartal I-2004 sampai kuartal IV-2014. Variabel makroekonomi yang digunakan pada penelitian ini adalah BI Rate, GDP growth, inflasi, dan nilai tukar. Penelitian ini menggunakan metode ARCH di mana persamaan varian menjelaskan bahwa residual tidak konstan dan dipengaruhi oleh residual periode sebelumnya.

Penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara BI Rate terhadap NPL serta pengaruh negatif dan signifikan antara nilai tukar dan NPL ketiga bank. Sementara itu, GDP growth terbukti berpengaruh negatif terhadap NPL Bank BRI dan NPL Bank BCA tetapi berpengaruh positif terhadap NPL Bank Mandiri. Sedangkan variabel inflasi terbukti berpengaruh negatif terhadap NPL Bank BRI dan NPL Bank BCA.

 

Penulis: Ratna Mustika Anindita, S.E.

Defisit Neraca Perdagangan Januari – Desember 2018 (ytd) mencapai US$8,57 billion (BPS)  *  Inflasi Desember 2018 tercatat sebesar 3,13% y-o-y (BPS).  *  Neraca Pembayaran Indonesia pada September 2018 (Q3) mengalami defisit hingga US$4,39 Billion (BPS)  *  Neraca Transaksi Berjalan Indonesia Kuartal 3 2018 mengalami defisit terdalam selama 5 tahun terakhir mencapai US$8,85 billion (BPS)  *  Info terbaru